Di dunia kerja, masih umum bagi IPK atau Indeks Prestasi Kumulatif untuk dijadikan syarat penting dalam melamar pekerjaan. Kondisi ini seringkali membuat banyak mahasiswa terfokus pada pencapaian nilai IPK tinggi semata. Dunia Kerja Namun, terdapat aspek-aspek lain yang sering kali diabaikan namun justru memiliki dampak besar terhadap kesuksesan karier seseorang, seperti jaringan hubungan (networking) dan keterampilan (skill). Pertanyaannya, sebenarnya seberapa pentingkah IPK dalam melamar pekerjaan? Apakah nilai IPK yang rendah secara otomatis membuat kesulitan dalam mendapatkan pekerjaan impian? Untuk mengetahui jawabannya, mari kita telaah penjelasan dari berikut ini. Apakah IPK Menentukan dalam Proses Pencarian Kerja? Dalam menilai kecocokan kandidat untuk suatu posisi, HRD mempertimbangkan berbagai faktor, termasuk Indeks Prestasi Kumulatif (IPK). Secara umum, kebanyakan perusahaan menetapkan standar IPK minimum untuk melamar pekerjaan, seringkali sekitar 3,00 atau 2,75 dari ...